Archive for the ‘islamic’ Category


 

Allah Taโ€™ala berfirman:
ูŠูŽุงุฃูŽูŠู‘ูู‡ูŽุง ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุกูŽุงู…ูŽู†ููˆุง ุงุตู’ุจูุฑููˆุง ูˆูŽุตูŽุงุจูุฑููˆุง ูˆูŽุฑูŽุงุจูุทููˆุง ูˆูŽุงุชู‘ูŽู‚ููˆุง ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ู„ูŽุนูŽู„ู‘ูŽูƒูู…ู’ ุชููู’ู„ูุญููˆู†ูŽ

โ€œHai orang-orang yang beriman, bersabarlah kalian dan kuatkanlah kesabaran kalian dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negeri kalian) dan bertakwalah kepada Allah supaya kalian beruntung.โ€ (Aali โ€˜Imraan:200)

Dan Allah Taโ€™ala berfirman:
ูˆูŽู„ูŽู†ูŽุจู’ู„ููˆูŽู†ู‘ูŽูƒูู…ู’ ุจูุดูŽูŠู’ุกู ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ุฎูŽูˆู’ูู ูˆูŽุงู„ู’ุฌููˆุนู ูˆูŽู†ูŽู‚ู’ุตู ู…ูู†ูŽ ุงู„ุฃูŽู…ู’ูˆูŽุงู„ู ูˆูŽุงู„ุฃูŽู†ู’ููุณู ูˆูŽุงู„ุซู‘ูŽู…ูŽุฑูŽุงุชู ูˆูŽุจูŽุดู‘ูุฑู ุงู„ุตู‘ูŽุงุจูุฑููŠู†ูŽ

โ€œDan sungguh akan Kami berikan cobaan kepada kalian, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.โ€ (Al-Baqarah:155)

Dan Allah Taโ€™ala berfirman:

ุฅูู†ู‘ูŽู…ูŽุง ูŠููˆูŽูู‘ูŽู‰ ุงู„ุตู‘ูŽุงุจูุฑููˆู†ูŽ ุฃูŽุฌู’ุฑูŽู‡ูู…ู’ ุจูุบูŽูŠู’ุฑู ุญูุณูŽุงุจู

โ€œSesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.โ€ (Az-Zumar:10)
Dan Allah Taโ€™ala berfirman:

ูˆูŽู„ูŽู…ูŽู†ู’ ุตูŽุจูŽุฑูŽ ูˆูŽุบูŽููŽุฑูŽ ุฅูู†ู‘ูŽ ุฐูŽู„ููƒูŽ ู„ูŽู…ูู†ู’ ุนูŽุฒู’ู…ู ุงู„ุฃูู…ููˆุฑู

โ€œTetapi orang yang bersabar dan mema`afkan sesungguhnya (perbuatan) yang demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan.โ€ (Asy-Syuuraa:43)

Dan Allah Taโ€™ala berfirman:
ูŠูŽุงุฃูŽูŠู‘ูู‡ูŽุง ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุกูŽุงู…ูŽู†ููˆุง ุงุณู’ุชูŽุนููŠู†ููˆุง ุจูุงู„ุตู‘ูŽุจู’ุฑู ูˆูŽุงู„ุตู‘ูŽู„ุงูŽุฉู ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ู…ูŽุนูŽ ุงู„ุตู‘ูŽุงุจูุฑููŠู†ูŽ

โ€œHai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan (mengerjakan) shalat, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.โ€ (Al-Baqarah:153)

Dan Allah Taโ€™ala berfirman:
ูˆูŽู„ูŽู†ูŽุจู’ู„ููˆูŽู†ู‘ูŽูƒูู…ู’ ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ู†ูŽุนู’ู„ูŽู…ูŽ ุงู„ู’ู…ูุฌูŽุงู‡ูุฏููŠู†ูŽ ู…ูู†ู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽุงู„ุตู‘ูŽุงุจูุฑููŠู†ูŽ

โ€œDan sesungguhnya Kami benar-benar akan menguji kalian agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar diantara kalian.โ€ (Muhammad:31)

Dan ayat-ayat yang memerintahkan sabar dan menerangkan keutamaannya sangat banyak dan dikenal.

Pengertian dan Jenis-jenis Sabar

Ash-Shabr (sabar) secara bahasa artinya al-habsu (menahan), dan diantara yang menunjukkan pengertiannya secara bahasa adalah ucapan: โ€œqutila shabranโ€ yaitu dia terbunuh dalam keadaan ditahan dan ditawan. Sedangkan secara syariโ€™at adalah menahan diri atas tiga perkara: yang pertama: (sabar) dalam mentaati Allah, yang kedua: (sabar) dari hal-hal yang Allah haramkan, dan yang ketiga: (sabar) terhadap taqdir Allah yang menyakitkan.

Inilah macam-macam sabar yang telah disebutkan oleh para โ€˜ulama.

Jenis sabar yang pertama: yaitu hendaknya manusia bersabar terhadap ketaatan kepada Allah, karena sesungguhnya ketaatan itu adalah sesuatu yang berat bagi jiwa dan sulit bagi manusia. Memang demikianlah kadang-kadang ketaatan itu menjadi berat atas badan sehingga seseorang merasakan adanya sesuatu dari kelemahan dan keletihan ketika melaksanakannya. Demikian juga padanya ada masyaqqah (sesuatu yang berat) dari sisi harta seperti masalah zakat dan masalah haji.

Yang penting, bahwasanya ketaatan-ketaatan itu padanya ada sesuatu dari masyaqqah bagi jiwa dan badan, sehingga butuh kepada kesabaran dan kesiapan menanggung bebannya, Allah berfirman:
ูŠูŽุงุฃูŽูŠู‘ูู‡ูŽุง ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุกูŽุงู…ูŽู†ููˆุง ุงุตู’ุจูุฑููˆุง ูˆูŽุตูŽุงุจูุฑููˆุง ูˆูŽุฑูŽุงุจูุทููˆุง ูˆูŽุงุชู‘ูŽู‚ููˆุง ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ู„ูŽุนูŽู„ู‘ูŽูƒูู…ู’ ุชููู’ู„ูุญููˆู†ูŽ

โ€œHai orang-orang yang beriman, bersabarlah kalian dan kuatkanlah kesabaran kalian dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negeri kalian) dan bertakwalah kepada Allah supaya kalian beruntung.โ€ (Aali โ€˜Imraan:200)

Allah juga berfirman
ูˆูŽุฃู’ู…ูุฑู’ ุฃูŽู‡ู’ู„ูŽูƒูŽ ุจูุงู„ุตู‘ูŽู„ุงูŽุฉู ูˆูŽุงุตู’ุทูŽุจูุฑู’ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูŽุง

โ€œDan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya.โ€ (Thaahaa:132)

ุฅูู†ู‘ูŽุง ู†ูŽุญู’ู†ู ู†ูŽุฒู‘ูŽู„ู’ู†ูŽุง ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูŽ ุงู„ู’ู‚ูุฑู’ุกูŽุงู†ูŽ ุชูŽู†ู’ุฒููŠู„ุงู‹(23) ููŽุงุตู’ุจูุฑู’ ู„ูุญููƒู’ู…ู ุฑูŽุจู‘ููƒูŽ

โ€œSesungguhnya Kami telah menurunkan Al Qurโ€™an kepadamu (hai Muhammad) dengan berangsur-angsur. Maka bersabarlah kamu untuk (melaksanakan) ketetapan Tuhanmu.โ€ (Al-Insaan:23-24)

Ayat ini menerangkan tentang sabar dalam melaksanakan perintah-perintah, karena sesungguhnya Al-Qur`an itu turun kepadanya agar beliau (Rasulullah) menyampaikannya (kepada manusia), maka jadilah beliau orang yang diperintahkan untuk bersabar dalam melaksanakan ketaatan.

Dan Allah Taโ€™ala berfirman:
ูˆูŽุงุตู’ุจูุฑู’ ู†ูŽูู’ุณูŽูƒูŽ ู…ูŽุนูŽ ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ูŠูŽุฏู’ุนููˆู†ูŽ ุฑูŽุจู‘ูŽู‡ูู…ู’ ุจูุงู„ู’ุบูŽุฏูŽุงุฉู ูˆูŽุงู„ู’ุนูŽุดููŠู‘ู ูŠูุฑููŠุฏููˆู†ูŽ ูˆูŽุฌู’ู‡ูŽู‡ู

โ€œDan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya.โ€ (Al-Kahfi:28)
Ini adalah sabar dalam melaksanakan ketaatan kepada Allah.

Jenis sabar yang kedua: yaitu bersabar dari hal-hal yang Allah haramkan sehingga seseorang menahan jiwanya dari apa-apa yang Allah haramkan kepadanya, karena sesungguhnya jiwa yang cenderung kepada kejelekan itu akan menyeru kepada kejelekan, maka manusia perlu untuk mengekang dan mengendalikan dirinya, seperti berdusta, menipu dalam bermuamalah, memakan harta dengan cara yang bathil, dengan riba dan yang lainnya, berbuat zina, minum khamr, mencuri dan lain-lainnya dari kemaksiatan-kemaksiatan yang sangat banyak.

Maka kita harus menahan diri kita dari hal-hal tadi jangan sampai mengerjakannya dan ini tentunya perlu kesabaran dan butuh pengendalian jiwa dan hawa nafsu.

Diantara contoh dari jenis sabar yang kedua ini adalah sabarnya Nabi Yusuf โ€˜alaihis salaam dari ajakan istrinya Al-โ€™Aziiz (raja Mesir) ketika dia mengajak (zina) kepadanya di tempat milik dia, yang padanya ada kemuliaan dan kekuatan serta kekuasaan atas Nabi Yusuf, dan bersamaan dengan itu Nabi Yusuf bersabar dan berkata:
ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุจู‘ู ุงู„ุณู‘ูุฌู’ู†ู ุฃูŽุญูŽุจู‘ู ุฅูู„ูŽูŠู‘ูŽ ู…ูู…ู‘ูŽุง ูŠูŽุฏู’ุนููˆู†ูŽู†ููŠ ุฅูู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุฅูู„ุงู‘ูŽ ุชูŽุตู’ุฑููู’ ุนูŽู†ู‘ููŠ ูƒูŽูŠู’ุฏูŽู‡ูู†ู‘ูŽ ุฃูŽุตู’ุจู ุฅูู„ูŽูŠู’ู‡ูู†ู‘ูŽ ูˆูŽุฃูŽูƒูู†ู’ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ุฌูŽุงู‡ูู„ููŠู†ูŽ

โ€œYusuf berkata: โ€œWahai Tuhanku, penjara lebih aku sukai daripada memenuhi ajakan mereka kepadaku. Dan jika tidak Engkau hindarkan daripadaku tipu daya mereka, tentu aku akan cenderung untuk (memenuhi keinginan mereka) dan tentulah aku termasuk orang-orang yang bodoh.โ€ (Yuusuf:33)

Maka ini adalah kesabaran dari kemaksiatan kepada Allah.

Jenis sabar yang ketiga: yaitu sabar terhadap taqdir Allah yang menyakitkan (menurut pandangan manusia).

Karena sesungguhnya taqdir Allah โ€˜Azza wa Jalla terhadap manusia itu ada yang bersifat menyenangkan dan ada yang bersifat menyakitkan.

Taqdir yang bersifat menyenangkan; maka butuh rasa syukur, sedangkan syukur itu sendiri termasuk dari ketaatan, sehingga sabar baginya termasuk dari jenis yang pertama (yaitu sabar dalam melaksanakan ketaatan kepada Allah). Adapun taqdir yang bersifat menyakitkan; yaitu yang tidak menyenangkan manusia, seperti seseorang yang diuji pada badannya dengan adanya rasa sakit atau yang lainnya, diuji pada hartanya โ€“yaitu kehilangan harta-, diuji pada keluarganya dengan kehilangan salah seorang keluarganya ataupun yang lainnya dan diuji di masyarakatnya dengan difitnah, direndahkan ataupun yang sejenisnya.

Yang penting bahwasanya macam-macam ujian itu sangat banyak yang butuh akan adanya kesabaran dan kesiapan menanggung bebannya, maka seseorang harus menahan jiwanya dari apa-apa yang diharamkan kepadanya dari menampakkan keluh kesah dengan lisan atau dengan hati atau dengan anggota badan.

Allah berfirman:
ููŽุงุตู’ุจูุฑู’ ู„ูุญููƒู’ู…ู ุฑูŽุจู‘ููƒูŽ

โ€œMaka bersabarlah kamu untuk (melaksanakan) ketetapan Tuhanmu.โ€ (Al-Insaan:24)

LIMA SYARAT MELAKUKAN MAKSIAT

Posted: 10 Agustus 2011 in islamic

Suatu hari ada seorang lelaki yang menemui Ibrahim bin Adham. Dia berkata, ”Wahai Aba Ishak! Selama ini aku gemar bermaksiat. Tolong berikan aku nasihat. Setelah mendengar perkataan tersebut Ibrahim berkata, ”Jika kamu mau menerima lima syarat dan mampu melaksanakannya, maka boleh saja kamu melakukan maksiat.” Lelaki itu dengan penasaran bertanya. ”Apa saja syarat-syarat itu, wahai Aba Ishak?” Ibrahim bin Adham berkata,

”Syarat pertama, jika kamu bermaksiat kepada Allah, jangan memakan rezekinya.”

Mendengar itu dia mengernyitkan kening seraya berkata, ”Lalu aku mau makan dari mana? Bukankah semua yang ada di bumi ini rezeki Allah? ”Ya,” tegas Ibrahim bin Adham. ”Kalau kamu sudah memahaminya, masih pantaskah memakan rezekinya, sementara kamu selalu berkeinginan melanggar larangan-Nya?”

”Yang kedua,” kata Ibrahim, ”kalau mau bermaksiat, jangan tinggal dibumi-Nya!

Syarat ini membuat lelaki itu kaget setengah mati. Ibrahim kembali berkata kepadanya, ”Wahai Abdullah, pikirkanlah, apakah kamu layak memakan rezeki-Nya dan tinggal di bumi-Nya, sementara kamu melanggar segala larangan-Nya?” ”Ya, Anda benar,” kata lelaki itu. Dia kemudian menanyakan syarat yang ketiga. Ibrahim menjawab,

”Kalau kamu masih mau bermaksiat, carilah tempat tersembunyi yang tidak dapat terlihat oleh-Nya!”

Lelaki itu kembali terperanjat dan berkata, ”Wahai Ibrahim, ini nasihat macam apa? Mana mungkin Allah tidak melihat kita?” ”Nah, kalau memang yakin demikian, apakah kamu masih berkeinginan berlaku maksiat?” kata Ibrahim. Lelaki itu mengangguk dan meminta syarat yang keempat. Ibrahim melanjutkan,

”Kalau malaikat maut datang hendak mencabut rohmu,katakanlah kepadanya, ‘Mundurkan kematianku dulu. Aku masih mau bertobat dan melakukan amal saleh’.”

Kembali lelaki itu menggelengkan kepala dan segera tersadar, ”Wahai Ibrahim, mana mungkin malaikat maut akan memenuhi permohonanku?” ”Wahai Abdullah, kalau kamu sudah meyakini bahwa kamu tidak bisa menunda dan mengundurkan datangnya kematianmu, lalu bagaimana engkau bisa lari dari murka Allah?” ”Baiklah, apa syarat yang kelima?” Ibrahim pun menjawab,

”Wahai Abdullah kalau malaikat Zabaniyah datang hendak menggiringmu ke api neraka di hari kiamat nanti, jangan engkau mau ikut bersamanya.”

Perkataan tersebut membuat lelaki itu tersadar. Dia berkata, ”Wahai Aba Ishak, sudah pasti malaikat itu tidak membiarkan aku menolak kehendaknya.” Dia tidak tahan lagi mendengar perkataan Ibrahim. Air matanya bercucuran. ”Mulai saat ini aku bertobat kepada Allah,” katanya sambil terisak.

Demi Allah semua perbuatan kita di dunia akan bersaksiโ€ฆโ€ฆโ€ฆโ€ฆโ€ฆโ€ฆ..!!!!!!!!!

“WANITA YANG DIMURKAI ALLAH”

Posted: 10 Agustus 2011 in islamic

PERKARA YG AMAT DIBENCI ALLAH PADA SEORANG WANITA

1.Kepada wanita yang tidak menutup aurat Allah berfirman,” Hiduplah dengan apa yang kau suka.”
2.Allah melaknati wanita yang sengaja mendedahkan auratnya kepada lelaki yang bukan muhrim.
3.Perempuan yg memakai kain yang nipis & jarang untuk menarik perhatian lelaki bukan muhrim atau memakai segala yg mendatangkan keghairahan kepada orang lain maka dia tidak akan mencium bau syurga.
4.Wanita yg jahat lebih buruk dari 1000 org lelaki yg jahat.

Pengorbanan seorang wanita amat dihargai oleh Allah & Rasulnya. Cuma kita kurang mengetahui kelebihan yg dikurniakan kpd kita semua. Sehinggakan hari ini manusia Islam mencari sesuatu selain dari agama krn merasa pengorbanan mereka tidak dihargai. Dan mereka turut melaungkan persamaan hak
seperti di barat. Ini semua bukanlah salah mereka…tetapi kitalah yg bersalah kerana kita lupa bahawa kita ini umat yg dianugerah kan dgn tugas kenabian. Memberi harapan & bimbingan kpd manusia…

WANITA YG DIMURKAI OLEH ALLLAH

Sebagaimana Allah suka dgn wanita yg yg solehah, Allah juga sgt murka kpd beberapa jenis wanita. Oleh itu sgt perlu bagi kita mengetahui perkara yg boleh menyebabkan kebenciannya supaya kita terhindar dr kemurkaannya. Kemurkaan Allah pada hari kiamat sgt dahsyat sehinggakan nabi2 pun sgt takut. Bahkan Nabi Ibrahim pun lupa bahawa dia mempunyai anak yg bernama Nabi Ismail krn ketakutan yg amat sangat. Abu Zar r.a meriwayatkan bahawa Nabi S.A.W. bersabda: –

“Seorang wanita yg berkata kpd suaminya,”semoga engkau mendapat kutukan Allah” maka dia dikutuk oleh Allah dr atas langit yg ke7 & mengutuk pula segala sesuatu yg dicipta oleh Allah kecuali 2 jenis makhluk iaitu manusia & jin.”

Ab.Rahman bin Auf meriwayatkan bahawa Nabi s.a.w bersabda: “Seorang yg membuat susah kpd suaminya dlm hal belanja atau membebani sesuatu yg suaminya tidak mampu maka Allah tidak akan menerima amalannya yg wajib & sunnatnya.”

Abdullah bin Umar r.a meriwayatkan bahawa Nabi S.A.W. bersabda: –

“Kalau seandainya apa yg ada dibumi ini merupakan emas & perak serta dibawa oleh seorang wanita ke rumah suaminya. Kemudian pada suatu hari dia terlontar kata2 angkuh,”engkau ini siapa? Semua harta ini milikku & engkau tidak punya harta apa pun.” Maka hapuslah semua amal kebaikannya walaupun banyak.

Nabi S.A.W. adalah seorang yg sangat kasih pada ummatnya & terlalu menginginkan keselamatan bagi kita dr azab Allah. Beliau menghadapi segala rupa penderitaan, kesakitan, keletihan & tekanan. Begitu juga air mata & darah baginda telah mengalir semata-mata krn kasih-sayangnya terhadap kita.
Maka lebih-lebih lagi kita sendirilah yg wajar berusaha utk menyelamatkan diri kita, keluarga kita & seluruh ummat baginda. Sebagai penutup ikutilah kisah seterusnya ini sebagai iktibar bagi kita.

Ali r.a. meriwayatkan sebagai berikut: “Saya bersama Fatimah berkunjung kerumah Rasulullah S.A.W. & kami temui baginda sedang menangis. Kami bertanya kpd beliau,”mengapa tuan menangis wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “pada malam aku di Isra’kan kelangit, daku melihat org sedang mengalami berbagai penyeksaan…maka bila teringatkan mereka aku menangis.”

Saya bertanya lagi,”wahai Rasulullah apakah yg tuan lihat?” Beliau bersabda: –

1.Wanita yg digantung dgn rambutnya & otak kepalanya mendidih.
2.Wanita yg digantung dgn lidahnya serta tangannya dipaut dr punggungnya sedangkan aspal yg mendidih dari neraka dituangkan ke kerongkongnya.
3.Wanita yg digantung dgn buah dadanya dari balik punggungnya sedangkan air getah kayu zakum dituang ke kerongkongnya.
4.Wanita yg digantung , diikat kedua kaki & tgnnya ke arah ubun2 kepalanya serta dibelit dibawah kekuasaan ular & kala jengking.
5.Wanita yg memakan badannya sendiri serta dibawahnya tampak api yg menyala-nyala dgn hebatnya.
6.Wanita yg memotong badannya sendiri dgn gunting dr neraka.
7.Wanita yg bermuka hitam & memakan ususnya sendiri.
8.Wanita yg tuli, buta & bisu dlm peti neraka sedang darahnya mengalir dari rongga badannya (hidung,telinga,mulut) & badannya membusuk akibat penyakit kulit dan lepra.
9.Wanita yg berkepala spt kepala babi & keldai yg mendapat berjuta jenis siksaan.

Maka berdirilah Fatimah seraya berkata,”Wahai ayahku, cahaya mata kesayanganku… ceritakanlah kpd ku apakah amal perbuatan wanita2 itu.” Rasulullah S.A.W. bersabda, “Wahai Fatimah, adapun tentang : –

1.Wanita yg digantung dgn rambutnya krn dia tidak menjaga rambutnya (di jilbab) dikalangan lelaki.
2.Wanita yg digantung dgn lidahnya krn dia menyakiti hati suaminya dgn kata
3.Kemudian Nabi S.A.W. bersabda: “Tidak seorang wanita yg menyakiti hati suaminya melalui kata2nya kecuali Allah akan membuatnya mulutnya kelak dihari kiamat,selebar 70 zira’ kemudian akan mengikatnya dibelakang lehernya.
4.Adapun wanita yang tergantung dengan dua susunya dan buah zaqqum itu dituangkan masuk ke dalam lehernya; maka sesungguh nya ia memberikan air susu suaminya [kepada bayi yang lain] dengan tiada izin suaminya.
5.Adapun wanita yg diikat dgn kaki & tangannya itu krn dia keluar rumah tanpa izin suaminya, tidak mandi wajib dr haidh & nifas.
6.Adapun wanita yg memakan badannya sendiri krn suka bersolek utk dilihat lelaki lain serta suka membicarakan keaiban org.
7.Adapun wanita yg memotong badannya sendiri dgn gunting dari neraka kerana dia suka menonjolkan diri (ingin terkenal) dikalangan org yg banyak dgn maksud supaya org melihat perhiasannya dan setiap org jatuh cinta padanya krn melihat perhisannya.
8.Adapun wanita yg diikat kedua kaki & tangannya sampai ke ubun2nya & dibelit oleh ular & kala jengking keadaannya memakan ia(ular dan kala) akan dagingnya dan meminum ia akan darahnya karena dia mampu mengerjakan solat & puasa.Tetapi dia tidak mau berwudhu & tidak solat serta tidak mau mandi wajib.
9.Adapun wanita yg kepalanya spt kepala babi & badannya spt kaldai krn diasuka mengadu-domba (melaga-lagakan org) serta berdusta.
10.Adapun wanita yg berbentuk spt anjing krn dia ahli fitnah serta suka marah-marah pada suaminya.

Dan ada diantara isteri nabi2 yg mati dlm keadaan tidak beriman kerana mempunyai sifat yang buruk. Walaupun mereka adalah isteri manusia yang terbaik dizaman itu. Diantara sifat buruk mereka: –

1.Isteri Nabi Nuh suka mengejek & mengutuk suaminya.
2.Isteri Nabi Lut suka bertandang ke rumah org.

Semoga Allah beri kita kekuatan untuk mengamalkan kebaikan dan meninggalkan keburukan. Kalau kita tidak berasa takut atau rasa perlu berubah…maka kita kena khuatir .Takut kita tergolong dlm mrk yg tidak diberi petunjuk oleh Allah. Nauzubillahi min zalik.